Implementasi Konsep Pembelajaran Building Information Modeling dalam Estimasi Bill of Quantity Pekerjaan Struktural
(Studi Kasus: Pembangunan Hotel Crystal Harmony Gorontalo)
Keywords:
Building Information Modeling, Bill Of Quantity, Tekla Structures, Estimasi MaterialAbstract
Building Information Modeling (BIM) merupakan teknologi digital yang dapat dimanfaatkan dalam proses estimasi Bill of Quantity (BOQ) untuk meningkatkan akurasi perhitungan volume material pada proyek konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses pemodelan dan perhitungan BOQ berbasis BIM, menganalisis perbedaan hasil BOQ antara metode BIM dan metode konvensional, serta menjelaskan tahapan penggunaan perangkat lunak Tekla Structures dalam analisis BOQ pekerjaan struktural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode komparatif melalui studi kasus pada proyek pembangunan Hotel Crystal Harmony Gorontalo. Data penelitian diperoleh dari dokumen Detailed Engineering Design (DED) serta data volume pekerjaan yang disediakan oleh kontraktor pelaksana. Pemodelan struktur bangunan dilakukan menggunakan perangkat lunak Tekla Structures untuk menghasilkan perhitungan BOQ secara otomatis, kemudian hasilnya dibandingkan dengan perhitungan konvensional yang dilakukan oleh pihak kontraktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan BIM mampu meningkatkan akurasi dan ketelitian dalam estimasi volume material pekerjaan struktural. Perbedaan hasil perhitungan ditemukan pada beberapa item pekerjaan, yaitu pekerjaan sloof sebesar 32,53%, plat lantai sebesar 21,51%, dan balok sebesar 20,78%. Sementara itu, pekerjaan kolom menunjukkan selisih yang relatif kecil yaitu sebesar 2,06%, dan pekerjaan pilecap tidak menunjukkan perbedaan hasil. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan BIM dalam perhitungan BOQ dapat meningkatkan efisiensi, akurasi, serta integrasi data dalam proses estimasi material dibandingkan metode konvensional.

